ikan kutuk

Deskripsi Ikan Kutuk / Ikan Gabus  (Channa striata)

Siapa yang tidak kenal dengan ikan kutuk atau ikan gabus? Hampir semua masyarakat telah mengenal ikan ini terlebih yang sering bermain di sungai. ikan kutuk / ikan gabus adalah jenis ikan air tawar yang paling banyak mendiami perairan sungai yang airnya dalam dan tenang. Terkadang sering pula dijumpai di danau, rawa dan di saluran air. Hewan ini termasuk hewan predator karena memangsa hewan yang lebih kecil darinya. Selain dagingnya yang gurih ternyata memiliki kandungan gizi dan protein tinggi. Jenis protein yang terkandung pada ikan kutuk adalah albumin. Peran utama albumin di dalam tubuh sangat penting, yaitu membantu pembentukan jaringan sel baru. Ikan kutuk / ikan gabus sudah digunakan secara tradisional untuk membantu pengobatan berbagai macam luka seperti luka pasca operasi, luka bakar, pasca melahirkan atau luka yang disebabkan oleh sebab lainnya.

Khasiat Kandungan Senyawa

Keunggulan protein ikan kutuk / ikan gabus adalah kaya akan albumin, jenis protein terbanyak (60 persen) di dalam plasma darah manusia. Peran utama albumin di dalam tubuh sangat penting, yaitu membantu pembentukan jaringan sel baru. Tanpa albumin sel-sel di dalam tubuh akan sulit melakukan regenerasi, sehingga cepat mati dan tidak berkembang. Albumin inilah yang juga berperan penting dalam proses penyembuhan luka. Di dalam ilmu kedokteran, albumin biasa dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan jaringan sel tubuh yang terbelah, misalnya karena operasi atau pembedahan. Itulah sebabnya pasien pascaoperasi sangat dianjurkan mengonsumsi ikan gabus, dengan harapan dapat membantu proses penyembuhan di dalam tubuh. Selain membantu pembentukan jaringan baru, albumin yang berada di dalam darah juga berfungsi untuk mengatur keseimbangan air di dalam sel, memberikan gizi di dalam sel, dan membantu mengeluarkan produk buangan. Albumin juga berfungsi mempertahankan pengaturan cairan di dalam tubuh.

Hasil penelitian

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Prof. DR. Dr. Nurpudji A. Taslim dari Universitas Hasanudin, Makassar, menunjukkan kadar albumin pasien di RS Wahidin Sudiro Husodo Makassar, Sulawesi Selatan, meningkat tajam setelah beberapa kali mengonsumsi ikan gabus. Hal tersebut mempercepat kesehatan pasien.

Penelitian serupa juga pernah dilakukan pada bagian bedah RS Umum Dr. Saiful Anwar Malang. Hasil uji coba tersebut menunjukkan pemberian 2 kg ikan gabus masak setiap hari kepada pasien pascaoperasi dapat meningkatkan albumin dari kadar yang rendah (1,8 g/dl) menjadi normal.

Penelitian yang dilakukan di Universitas Hasanudin juga menunjukkan pemberian ekstrak ikan gabus selama 10-14 hari dapat meningkatkan kadar albumin darah 0,6-0,8 g/dl. Para ODHA (orang dengan HIV/AIDS) yang diberi ekstrak ikan gabus secara teratur, dapat meningkatkan kadar albumin di dalam darah, sehingga berat badannya akan naik secara perlahan.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. Eddy Suprayitno, MS, dari Universitas Brawijaya, Malang, telah membuktikan kemampuan ekstrak albumin dari ikan gabus untuk menggantikan serum albumin impor. Harga serum albumin impor mencapai jutaan rupiah per 10 milimeter. Padahal, dalam satu kali operasi paling tidak dibutuhkan 30 milimeter. Penggunaan ekstrak ikan gabus ini diharapkan dapat mengurangi biaya operasi pembedahan yang selama ini dikenal sangat mahal.

Produk Herbal Indo Utama

Produk Herbal SARI KUTUK dari Herbal Indo Utama adalah produk herbal yang diformulasikan dari ekstrak ikan kutuk/gabus Channa striata dalam sedian kapsul sehingga lebih praktis untuk dikonsumsi.

Produk herbal SARI KUTUK dari  Herbal Indo Utama bisa di gunakan untuk terapi utama atau terapi penunjang bersamaan dengan pengobatan medis.

(Oleh : Tim Traditional Herbal Medicine – Herbal Indo Utama)

Sari Kutuk Herbal Alami Membantu Penyembuhan Luka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *