anti kanker, sembuhkan jantung, obat herbal hipertensi

Sekilas Tentang Tanaman

Sambung nyawa atau dalam bahasa latin disebut Gynura procumbens termasuk dalam familia Asteraceae. Tumbuhan ini banyak ditemukan di Indonesia, Malaysia dan Thailand yang sering tumbuh liar di lingkungan sekitar, selokan, pagar rumah, pinggir hutan atau dataran rumput dengan ketinggian 1-1.200 mdpl yang beriklim sedang sampai basah dengan curah hujan 1.500-3.500 mm/tahun, tumbuh baik pada tanah yang agak lembab dan subur. Di Indonesia sendiri tanaman ini mempunyai nama daerah Ngokilo, beluntas cina, sambungnyowo (jawa); daun dewa, beluntas cina (melayu); kalingsir (Sunda).

Kandungan Senyawa Aktif

Daun sambungnyawa mengandung empat senyawa flavonoidd, tanin galat, saponin, steroid (triterpenoid), asam klorogenat, asam kafeat, asam vanilat, asam p-kumarat, asam p-hidroksi benzoate, sterol, glikosida sterol, stigmarol asetat dan kuersetin.

Penggunaan Empiris

Bagian yang digunakan untuk pengobatan adalah daun atau seluruh bagian tanaman di atas tanah. Daun sambung nyawa dapat menurunkan kadar lemak dan tekanan darah tinggi. Di Indonesia sambung nyawa juga digunakan untuk mengatasi disentri, radang tenggorokan, menghentikan perdarahan, gigitan hewan berbisa, sinusitis, batuk, gangguan kulit, peradangan dan limpa. Di Malaysia daunnya digunakan untuk mengobati demam, sembelit, diabetes, ginjal dan kanker. Di jawa sendiri, daun sambung nyawa sudah sejak lama digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional untuk mengobati gangguan reproduksi wanita seperti kista, kanker atau mioma.

Efek farmakologis

Berdasarkan hasil penelitian yang ada, daun sambung mempunyai efek farmakologis diantaranya :

  • Efek antihipertensi (menurunkan tekanan darah)
  • Efek antidiabetes
  • Efek antikolesterol (menurunkan kadar lemak)
  • Efek antiperadangan
  • Efek anti kanker

Hasil Penelitian

  1. Antikanker

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol sambung nyawa mampu menghambat proses angiogenesis dengan menghambat pembentukan pembuluh darah baru sehingga suplai makanan untuk sel kanker terhambat.

  1. Antihipertensi

Ekstrak air sambung nyawa menunjukkan aktifitas menurunkan efek tekanan darah arteri pada tikus Wistar-Kyoto yang mengalami hipertensi spontan dan normal dengan ED50 1,09 dan 1,05 mg/kg BB, lebih jauh kadar ekstrak 10 mg/kg BB menghambat dengan kuat kenaikan angiotensin-I yang sebanding dengan kaptopril 20 µg/kg BB. Secara in vitro ekstrak tersebut menghambat ACE (angiotensin converting enzyme) dengan IC50 0,8 mg/mL. Penelitian lain melaporkan bahwa pemberian ekstrak air dengan dosis 500 mg/kg BB memiliki efek antihipertensi pada tikus tipe SHR. Studi toksikologi ekstrak metanol menunjukkan bahwa pemakaian 500 mg/kg BB selama 13 hari memberikan NOAEL ( No-Observed-Adverse- Effect-Level) sehingga cukup aman

  1. Antidiabetes

Ekstrak methanol daun sambung nyawa yang diberikan secara per-oral terhadap hewan uji terbukti dapan menurunkan kadar glukosa dalam darah hewan uji yang dibuat toleran terhadap glukosa setelah 30 menit pemberian ekstrak. Pada uji in vitro menggunakan sel BRIN-BD 11 menunjukkan bahwa ektrak methanol daun sambung nyawa juga mempunyai efek insulinotropik.

Contoh Formula Tradisional

Digigit Hewan Berbisa :

Daun sambung nyawa  5-7 lembar

Cara pembuatan : daun dicuci bersih, dilumatkan kemudian dibalutkan pada luka.

Batuk

Herba sambung nyawa    15 gr

Kulit jeruk nipis             1 gr

Madu                              5 sendok makan

Cara pembuatan : herba sambung nyawa dan kulit jeruk nipis dibuat infusa, kemudian ditambah madu, diminum 2 kali sehari 1 gelas.

Hipertensi dan Kolesterol

5-7 lembar daun sambung nyawa direbut dengan 3 gelas air, sampai tersisa kira-kira 1 gelas, saring dan minum airnya.

Produk Herbal Indo Utama

Produk dari Herbal Indo Utama yang mengandung ektrak daun sambung nyawa dan kombinasinya yang diproduksi dengan menggunakan standart mutu yang telah ditetapkan oleh Badan POM antara lain :

(Oleh : Tim Traditional Herbal Medicine – Herbal Indo Utama)

Sumber referensi :

  1. Vademikum Tanaman Obat, Untuk Saintifikasi Jamu jilid 1. Edisi Revisi. Hal 91-98. Kementerian Kesehatan RI. 2012
  2. 2010. Trubus info kit vol.08 : Herbal Indonesia Berkhasiat, Bukti Ilmiah dan Cara Racik, Hal. 416-417. Depok : PT. Trubus Swadaya
  3. H. Arief Hariana. 2011. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya, Seri 3, Hal.35-37. Depok : Penebar Swadaya
  4. Acuan Sediaan Herbal, Vol.5, Ed.1, Hal.126, BPOM RI Tahun 2010
  5. Setiawan Dalimartha. 2007. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 4, Hal.72. Jakarta : Puspa Swara

Sambung Nyawa ” Herbal Berkhasiat Untuk Jantung dan Hipertensi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *