Sekilas Tanaman Kumis Kucing

Tanaman dengan nama latin Orthosiphon aristatus ini masuk dalam familiia Laniaceae. Di Indonesia tanaman ini mempunyai nama daerah ; kumis kucing (Melayu); remujung (Jawa Tengah); remukjung, kumis ucing (Sunda); sesalaseyan, soengoetkoceng (Madura). Kumis kucing tumbuh liar atau ditanam dipekarangan sebagai tumbuhan obat dan dapat ditemukan didaerah daratan rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Kumis kucing dapat diperbanyak dengan biji atau setek batang.

manfaat dan khasiat kumis kucing

Kandungan senyawa aktif

Ada 2 jenis kumis kucing yang di kenal: yang berbunga ungu dan berbunga putih. Kandungan senyawa kimia yang terkandung didalamnya antara lain saponin, polifenol, flavonoid, sapofonin, myoinositol, orthosiphon glikosida, minyak asiri dan garam kalium. Orthosiphon glikosida adalah senyawa khusus yang memiliki daya diuretik (peluruh air seni) dan sedikit antiinflamasi. Dalam klorofil daun kumis kucing  terdapat sedikit zat besi, jumlahnya tidak banyak dan sifatnya mudah menguap jika terkena sinar matahari langsung.

Penggunaan secara Tradisional

Penduduk Jawa sudah lama mengenal kumis kucing sebagai penyembuh penyakit gangguan ginjal, batu ginjal, nyeri sendi dan kencing berdarah. Di Eropa kumis kucing dipakai sejak abad ke-19 sebagai obat kencing. Kumis kucing telah lama dipercaya membantu pembuangan racun dalam tubuh tanpa gejala dehidrasi, sekaligus mempelancar fungsi ginjal. Masyarakat juga mengenal tanaman ini sebagai obat penyakit batu ginjal, asam urat, batuk, encok, masuk angin, sembelit, radang ginjal, kencing manis, dan sifilis. Daun kumis kucing mengandung kalium dan glikosida orthosifonin, yang berkhasiat melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat dari tubuh terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal.

Efek farmakologis

Dari berbagai hasil penelitian yang ada, dapat disimpulkan bahwa tanaman Kumis Kucing mempunyai efek farmakologis yaitu :

  1. Sebagai antiradang / antiinflamasi
  2. Diuretik (peluruh urine)
  3. Melarutkan batu di ginjal dan saluran urine
  4. Efek antihipertensi

Hasil Penelitian

  1. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa pengaruh infus daun tempuyung dan infus daun kumis kucing terhadap kelarutan kalsium batu ginjal secara in vitro sebagai berikut :
  • Pada kadar infus 0,5%, 1% dan 2,5%, kadar kalsium batu ginjal yang terlarut dalam infus daun tempuyung lebih baik daripada infus daun kumis kucing.
  • Pada kadar infus 5%, 7,5% dan 10%, kadar kalsium batu ginjal yang terlarut dalam infus daun kumis kucing lebih baik daripada infus daun tempuyung (Agus Tri Cahyono, FF UGM, 1990)
  1. Daun kumis kucing memiliki efek melebarkan ureter dan berjalannya sistem eliminasi pengecilan kandung kemih. Dari hasil penelitian ternyata sebanyak 40% dari 23 total pasien mengalami pengecilan ukuran batu kandung kemih hingga 0,5 cm setelah mengkonsumsi daun Kumis Kucing secara rutin. Komponen senyawa aktif tanaman ini bersifat antiinflamasi, diretik dan melarutkan endapan dalam ginjal.
  2. Sebuah riset untuk menguji pengaruh pemberian campuran ekstrak daun salam Syzigium polyantha dan kumis kucing Orthosiphon aristatus terhadap tekanan darah tikus putih jantan yang dibuat hipertensi dilakukan oleh Kurnia Agustini, Firdayani, dan Susi Kusumaningrum dari Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Farmasi dan Medika, Deputi Bidang Teknologi Agroindustri Dan Bioteknologi, Badan Pengkajian dan Penerapan teknologi (BPPT). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 40 ekor tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok. Tikus diberi NaCi 2,5% untuk menginduksi terjadinya hipertensi. Daun salam dan kumis kucing diblender dan dibuat menjadi ekstrak. Pemberian ekstrak pada tikus perlakuan dilakukan secara oral. Pada hari ke-36 tikus diukur tekanan darahnya secara langsung. Ternyata formula campuran kedua bahan alam itu memiliki efek penurunan tekanan darah pada tikus. Efek maksimum dari formula campuran ekstrak tersebut dicapai pada dosis 100 mg/200 gBB.
  3. Dari hasil uji klinis campuran daun kumis kucing dan selederi membuktikan efektifitas herbal tersebut dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Produk Herbal Indo Utama

Perusahaan Herbal Indo Utama telah memiliki beberapa produk yang berbahan dari herbal kumis kucing atau kombinasinya yang telah diproses sesuai dengan standart mutu dan kualitas yang dipersyaratkan oleh Badan POM. Produk tersebut antara lain :

  • Kumis Kucing Kapsul
  • Hiubantugin

(Oleh : Tim Traditional Herbal Medicine – Herbal Indo Utama)

Sumber Pustaka ;

  1. Monografi Ekstrak Tumbuhan Obat Indonesia, Revisi Vol 1, Hal. 115, BPOM RI Jakarta Tahun 2010
  2. Acuan Sediaan Herbal, Vol.1, Ed.1, Hal.70, BPOM RI Tahun 2000
  3. 2010. Trubus info kit vol.08 : Herbal Indonesia Berkhasiat, Bukti Ilmiah dan Cara Racik, Hal. 103-106. Depok : PT. Trubus Swadaya
  4. Setiawan Dalimartha. 2008. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 2, Hal.126-130. Jakarta : Trubus Agriwidya
  5. Vademikum Tanaman Obat, Untuk Saintifikasi Jamu jilid 1. Edisi Revisi. Hal 118-125. Kementerian Kesehatan RI. 2012
Manfaat Dan Khasiat Kumis Kucing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *