Herbal Cakar Ayam

HERBAL CAKAR AYAM (Selaginella doederleinii)

Tanaman herbal hentikan perdarahan

Cakar ayam adalah salah satu nama tanaman berkhasiat obat di Indonesia yang memiliki nama latin Selaginella doederleinii. Di beberapa daerah di kenal nama dengan rumput solo, cemara kipas gunung (Jawa); tai lantuan (Madura); paku rene (Sunda); menter (Jakarta); sikili batu, lingonai (Minangkabau). Sedangkan di cina terkenal dengan sebutan shi shang be. Habitat tumbuhan paku-pakuan ini tumbuh di tebing, tepi jurang dan tempat-tempat teduh lainnya yang berhawa dingin. Tanaman ini secara turun-temurun digunakan sebagai obat.

Bentuk Tanaman

Tanaman ini mempunyai tinggi 15-35 cm dengan batang tegak atau serong. Warna seperti jerami. Memiliki  daun dikotipik, dua baris setiap sisi daun dan terdapat daun tengah. Sisi pada daun bersusun seperti atap pada percabangannya. Bunga tanaman ini kadang dua tangkai bunga sporangium, tempat pembentukan bunga bersatu diujung dua ranting. Sporagium berbentuk subglobose-agak bulat.

khasiat herbal cakar ayam

Penggunaan Tradisional

Pada Ilmu pengobatan tradisional cina (TCM) memanfaatkan seluruh bagian tanaman cakar ayam. Penggunaannya untuk mengatasi bengkak ditenggorokan, mastitis, penyakit kuning, arthalgia rematik. Di Indonesia para herbalis kerap meresepkannya dalam ramuan obat kanker. Biasanya dikombinasikan dengan benalu teh, daun kelor, sambiloto, pegagan, atau daun sendok agar khasiatnya makin kuat.

Masyarakat Indonesia biasa menggunakan seluruh bagian tumbuhan baik dalam kondisi segar maupun kering sebagai obat tradisional diantaranya untuk mengobati hepatitis, batuk, radang paru, radang amandel (tonsillitis), serak, dan bronchitis, kanker, tulang patah atau retak, dan rematik.

Kandungan Senyawa Aktif

Tumbuhan cakar ayam ini mengandung senyawa alkaloid, phytosterol, dan saponin. Ekstrak etanol Selaginella doederleinii mengandung lima komponen lignun yaitu (-)-lirioresinol A, (-)-lirioresinol B, (+)-wikstromol, (-)-nortracheloside, dan (+)-matairesinol. Selain  itu juga ditemukan 2 komponen fenilpropanon yaitu 3-hidroksi-1-(3-metoksi-4-hidroksifenil)-propan-1-on dan 3-hidroksi-1-(3,5-dimetoksi-4-hidroksifenil)-propan-1-on. Bahan aktif lain berupa 4 biflavonoid yaitu amentoflavone, 7,7”- di-O-metilamentoflavone, 7,4’,7,4’’’- tetra ometilamentoflavone, dan heveaflavone.1 Belakangan ditemukan lagi biflavone baru berupa 2,2”,3,3”-tetrahydrorobustaflavone 7,4’,7”-trimethyl eter. Senyawa aktif ini bersama jenis biflavone lain, robustaflavone 7,4’,7”-trimethyl eterdiketahui memiliki efek sitotoksik terhadap sel kanker HCT (Kanker kolon), NCl-H358 (Kanker paru-paru), dan K562 (leukemia)

Sifat Kimia dan Efek Farmakologi

Dalam farmakologi cina disebutkan tumbuhan cakar ayam memiliki rasa manis dan bersifat hangat. Bahan kimia dalam cakar ayam masih banyak yang belum banyak diketahui, tetapi beberapa efek farmakologis cakar ayam yang sudah diketahui di antaranya :

  • Antipiretik
  • Anti-toksin
  • Antikanker
  • Menghentikan pendarahan, dan pembersih darah

Hasil Penelitian

  1. Antimutagenik

Aktivitas mutagenic ekstrak 36 obat kasar antikanker yang berasal dari herbal Cina diteliti menggunakan Salmonella. Tujuannya untuk mengetahui keberadaan asam pikrolonik atau benzo[a]pyrene pada tes untuk membuktikan ekstrak mengandung antimutagen langsung atau tidak langsung. Proses ekstrasi dengan cara menggunakan air mendidih selama 2 jam. Itu merujuk pada metode yang biasa digunakan dalam TCM untuk mempersiapkan obat yang akan dikonsumsi secara oral. Dari hasil penelitian terbukti, beberapa tanaman memiliki efek antimutagenik tingkat moderat melawan benzo[a]pyrene, salah satunya Selaginella doederleinii.

  1. Antikanker

Pemakaian tumbuhan ini akan menghambat sarcoma dan kanker serviks pada tikus dan sel L yang diisolasi dari kanker hati manusia; merangsang fungsi adrenokortikal tikus; juga merangsang metabolisme dan fungsi retikuloendotelial.

Contoh resep Tradisional

  • Hepatitis, perut busung (ascites), pengecilan hati (sirosis), dan infeksi akut saluran kencing

Cuci bersih 15-30 g seluruh bagian tumbuhan kering cakar ayam. Rebus diatas api kecil bersama 5 gelas air selama 3-4 jam sampai mendidih, lalu saring. Minum air rebusan untuk 3-5 kali sehari sampai habis.

  • Infeksi saluran nafas akibat batuk, radang paru, radang amandel (tonsillitis), serak, dan bronchitis

Cuci bersih 30 g seluruh bagian tumbuhan cakar ayam di atas api kecil bersama 5 gelas air selama 4 jam lalu dinginkan. Saring air rebusannya lalu minum air rebusan beberapa kali sampai habis. Lakukan secara rutin 1 kali sehari.

  • Kanker (kanker rahim, kanker nasopharynx, kanker paru)

Cuci bersih 60 g seluruh bagian tumbuhan cakar ayam, rebus di atas api kecil bersama 5 gelas air selama 3-4 jam. Setelah dingin, saring, lalu minum beberapa kali sampai habis. Lakukan secara rutin 1 kali sehari.

  • Tulang patah atau retak, dan rematik

Cuci bersih 15-30 g seluruh bagian tumbuhan cakar ayam, rebus di atas api kecil bersama 5 gelas air selama 3-4 jam lalu dinginkan. Saring air rebusannya lalu minum air rebusanbeberapa kali sampai habis.

Produk Herbal Indo Utama

Produk Herbal CAKAR AYAM, merupakan salah satu produk herba tunggal dari Herbal Indo Utama yang diformulasikan dari tanaman obat cakar ayam, diproduksi menggunakan standart pengawasan mutu yang dipersyaratkan Badan POM RI dan bebas dari Bahan Kimia Obat (BKO).

(Oleh : Tim Traditional Herbal Medicine – Herbal Indo Utama)

Sumber Referensi :

  1. 2012. Trubus info kit vol.11 : 100 Plus Herbal Indonesia, Bukti Ilmiah & Racikan, Hal. 150-153. Depok : PT. Trubus Swadaya
  2. H. Arief Hariana. 2009. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya, Seri 1, Hal.73-74. Depok : Penebar Swadaya
  3. Setiawan Dalimartha. 2008. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 1, Hal.29-31. Jakarta : Trubus Agriwidya

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *