khasiat daun sirsak

Sirsak banyak tumbuh di berbagai Negara tropis. Di Indonesia sirsak dibedakan menjadi 2 jenis yaitu yang menghasilkan buah yang manis dan yang masam. Jenis yang menghasilkan buah manis di Indonesia disebut sirsak ratu, berukuran lebih kecil, berbiji sedikit dan dengan rasa masam yang sedikit. Di Indonesia tanaman ini juga dikenal dengan sebutan tarutung olanda (Toba), jambu landa (Lampung), nangka walanda (Sunda) nangka sabrang, srikaya, mulwo landa (Jawa), dian blade (Kalimantan), srikaya jawa (Bali) nakat, annona (Flores), sri kaja (Bugis), naka walanda (Ternate).

Deskripsi Tanaman

Sirsak merupakan pohon perdu, ± 8 meter dengan batang berkayu, bulat, bercabang. Daun tunggal hijau mengkilap, membundar telur, melanset panjang 6-18 cm, lebar 2-6 cm, ujung meruncing, tepi rata, pangkal melancip, pertulangan menyirip, tangkai ± 5 cm. akar tunggang, bulat, coklat muda. Buah majemuk, membulat telur, panjang 15-35 cm, diameter 5-10 cm, hijau, berduri lunak.

Bagian yang digunakan adalah daun dan buah

Kandungan kimia

Daun sirsak mengandung beberapa senyawa aktif antara lain asetogenin yang terdiri dari annonasin, muriheksosin, muriheksol, annonasinon, dan korosolon; alkaloida annonamin; minyak atsiri; anokurisin; anopentosin A, B, dan C; senyawa fenol termasuk flavonoid, kuersetin, asm galat, epikatekin, katekin, asam klorogenat. Buahnya mengandung protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor,besi, vitamin A, vitamin B,dan vitamin C

Penggunaan Tradisional

Buah digunakan untuk mengobati sembelit, nafsu makan dan batu empedu (air buah yang sudah masak). Daun digunakan sebagai obat ambeien, mencret, bisul, sakit pinggang, sakit kandung kemih. Daun sirsak juga dipercaya sebagai antikanker dan anti tumor. Jenis kanker yang dihambat adalah kanker prostat, pancreas, dan paru-paru.

Efek Farmakologi

Dari berbagai sumber hasil penelitian tentang uji aktivitas farmakologis simplisia dan ekstrak Daun Sirsak terhadap hewan uji menyimpulkan bahwa ekstrak daun sirsak mempunyai efek farmakologi diantaranya :

  1. Efek Anti tumor
  2. Efek anti neoplastik dan anti kanker
  3. Efek Anti bakteri
  4. Efek antidiabetes
  5. Efek Anti peradangan dan mengurangi rasa sakit
  6. Efek sebagai anti oksidan
  7. Efek sebagai antihiperkolesterolemia
  8. Efek Hepatoprotektor (melindungi organ hati)

Riwayat empiris

Sirsak sesungguhnya bukan hal baru dalam pengobatan tradisional di Indonesia. Secara turun temurun masyarakat mengkonsumsi daun dan buah sirsak untuk menyehatkan tubuh. Masyarakat Aceh misalnya, menyantap buah sirsak untuk mengatasi hepatitis, dan menggunakan daunnya untuk mengobati batuk. Sebagian masyarakat sunda menggunakan buah sirsak muda untuk mengobati darah tinggi, daun untuk menghilangkan mual, bisul dan rematik. Masyarakat Madura menggunakan buah sirsak untuk meredakan diare dan sakit perut, sedangkan di Kutai lebih memilih daunnya untuk mengobati diare. Dan masih banyak lagi.

Data dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Jerry L McLaughlin, peneliti di Department of Medicinal Chemistry and Pharmacognosy, Purdue university dan Prof Soelaksono Sastrodiharjo, peneliti di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (STIH) ITB, mengungkap kandungan acetogenin daun sirsak mampu menghambat pertumbuhan tujuh sel kanker yaitu serviks, payudara, prostat, paru-paru, ginjal, pankreas dan usus besar. Hasil penelitian ini sejalan dengan perjalanan empiris para penderita kanker di Indonesia. Seperti yang dialami oleh seorang wanita penderita kanker serviks yang sempat menjalani operasi pada 2008 silam, divonis harus kembali menjalani operasi setelah kanker serviks yang dideritanya kambuh. Namun, ia memilih mencari pengobatan alternatif dengan mengkonsumsi ekstrak daun sirsak daripada harus kembali menjalani operasi. Genap dua minggu kemudian benjolan yang sedianya akan dioperasi menghilang setelah setiap hari mengkonsumsi air rebusan daun sirsak, itupun telah dibuktikan dengan pemindaian atau pemeriksaan laboratorium medis.

Dokter Didit Aktono Hadi, Dokter Konsultan Medis Herbal Indo Utama di Solo menceritakan sebuah kasus Tumor Payudara dan Myoma yang menyerang seorang pasien wanita (Lnd) di Magelang – Jawa Tengah, mengalami kemajuan yang sangat berarti dengan mengecilnya ukuran tumor dan myoma yang dideritanya setelah mengkonsumsi Herbal Daun Sirsak yang dikombinasikan dengan Herbal Keladi Tikus Dan Sarang Semut masing-masing satu botol (kurang lebih 7 hari terapi). Terapi serupa juga diberikan kepada pasien lain dengan keluhan penyakit yang diderita adalah benjolan pada kelenjar tiroid atau gondok yang berhasil sembuh dan mengecil dengan kombinasi ketiga herbal tersebut.

Puluhan tahun terpendam, kini khasiat daun sirsak sudah menyebar luas. Banyak pasien dengan beragam penyakit terutama kanker mencari daun ini sebagai alternatif pengobatan. Daun yang dulu hanya dibiarkan jatuh mengering dan terbuang, kini menjadi obat bagi banyak orang.

Produk Herbal Indo Utama

Produk Herbal Indo Utama yang diproduksi dari ekstrak bahan herbal daun sirsak dan produk kombinasinya yang diproduksi sesuai ketentuan mutu dan khasiat BPOM RI , adalah :

(Oleh : Tim Traditional Herbal Medicine – Herbal Indo Utama)

Sumber Referensi ;

  1. Direktorat Obat Asli Indonesia. Serial Data Ilmiah Terkini Tumbuhan Obat. Sirsak, Badan POM RI, Jakarta, 2012
  2. Vademikum Tanaman Obat untuk Saintifikasi Jamu, Jilid 5. KEMENTRIAN KESEHATAN RI. Jakarta. 2014
  3. Widyaningrum, Herlina & Tim Solusi Alternatif. Kitab Tanaman Obat Nusantara. 479-481. MedPress. Yogyakarta. 2011
  4. Trubus Info Kit. 100 Plus Herbal Indonesia, Bukti Ilmiah dan Racikan. 566-573. Trubus Swadaya
  5. Wawancara dengan Dr. Didit Aktono Hadi, Tim Ahli dan Konsultan Medis Herbal Indo Utama

Daun Sirsak” Herbal Pembunuh Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *